Perubahan dalam Fedora 40 Bagi Administrator Sistem

Perubahan pemasang

Untuk suatu daftar perubahan dalam pemasang Anaconda Fedora dan komponen terkait seperti Kickstart, lihat catatan perubahan hulu.

Kontainer IoT Fedora yang Dapat Di-Boot

Sekarang ada image bootable yang tersedia untuk edisi Fedora IoT. Ini memberikan cara baru bagi pengguna untuk menggunakan Fedora IoT, yang mungkin lebih sesuai dengan lingkungan dan ekosistem mereka, memungkinkan adopsi yang lebih luas.

Anda dapat mengunduh image baru di halaman resmi Fedora IoT. Lihat juga dokumentasi.

389 Directory Server 3.0.0

Fedora 40 provides a new major release of 389 Directory Server, a significant upgrade from version 2.4.4 available in previous releases.

Satu perubahan besar adalah, dimulai dengan versi ini, instance baru dibuat menggunakan LMDB secara baku, bukan BerkeleyDB yang merupakan baku sebelumnya. Lihat di sini untuk informasi lebih lanjut.

Beralih pam_userdb dari BerkeleyDB ke GDBM

'pam_userdb' dibangun dengan dukungan untuk BerkeleyDB, tetapi proyek ini tidak lagi dipertahankan sebagai open source, sehingga telah digantikan oleh GDBM di Fedora 40. Lihat Panduan Administrator Sistem Fedora untuk informasi tentang cara mengonversi.

Dukungan untuk fitur enumeration telah dihapus untuk backend AD dan IPA

Fitur enumeration menyediakan kemampuan untuk mencantumkan daftar semua pengguna atau grup menggunakan getent passwd atau getent group tanpa argumen. Dukungan untuk fitur enumeration telah dihapus untuk penyedia AD dan FreeIPA.

Alat sss_ssh_knownhostsproxy akan diganti di rilis mendatang

Alat sss_ssh_knownhostsproxy tidak digunakan lagi dan akan diganti dengan alat baru yang lebih efisien. Lihat tiket hulu untuk detailnya.

Menghapus files provider SSSD

Fitur "file provider" SSSD yang tidak digunakan lagi yang memungkinkan penanganan pengguna lokal telah dihapus di Fedora 40. Ini tidak memengaruhi konfigurasi baku dimana pengguna lokal ditangani oleh modul glibc (libnss_files.so.2), yang merupakan kasus kebanyakan. Dalam kasus konfigurasi khusus yang memerlukan SSSD untuk menangani pengguna lokal (otentikasi kartu pintar atau perekaman sesi pengguna lokal), beralihlah ke proxy provider sebagai gantinya. Jika Anda termasuk dalam salah satu kasus penggunaan ini, lihat dokumentasi hulu untuk detail selengkapnya.

Profil minimal Authselect diganti dengan lokal

Profil minimal untuk Authselect sekarang digantikan oleh local. Profil lokal baru didasarkan pada minimal tetapi memperoleh fitur opsional tambahan, digunakan untuk melayani pengguna dan grup lokal tanpa SSSD. Migrasi dari profil minimal ke local ini dilakukan secara otomatis dengan instalasi baru atau peningkatan ke Fedora 40 dan pengguna tidak terpengaruh. Namun, pengguna harus menyesuaikan skrip mereka dengan profil local baru karena profil minimal tidak lagi tersedia.

bogofilter akan menggunakan SQLite

Bogofilter (paket bogofilter) adalah mekanisme penyaringan anti-spam cepat yang menggunakan analisis statistik Bayesian untuk mengklasifikasikan email sebagai spam atau non-spam. Ini menggunakan Berkeley DB (paket libdb) sebagai mesin basis datanya untuk menyimpan probabilitas kata dan data relevan lainnya yang digunakan dalam proses penyaringan.

Dengan rilis ini, Bogofilter mengalihkan mesin basis datanya dari Berkeley DB ke SQLite, karena Fedora tidak lagi menggunakan paket libdb.

Bogofilter hanya mendukung satu backend basis data pada satu waktu, oleh karena itu paket bogofilter yang diperbarui tidak akan dapat memroses data libdb. Akibatnya, paket baru menyediakan skrip migrasi. Atau, Anda dapat memigrasikan daftar kata Anda secara manual dengan perintah ini bogomigrate-berkeley ~/.bogofilter/wordlist.db.

Podman 5

Mesin kontainer podman telah ditingkatkan ke versi 5, yang menyediakan beberapa perbaikan bug dan penyempurnaan. Perubahan penting meliputi:

  • Menghentikan dukungan untuk cgroups versi 1 (lingkungan harus beralih ke cgroups versi 2)

  • Plugin Container Networking Interface (CNI) tidak berlaku lagi (lingkungan harus beralih ke stack jaringan netavark)

  • BoltDB yang tidak digunakan lagi

  • Setel passt sebagai layanan jaringan rootless baku alih-alih slirp4netns

  • Peningkatan penanganan berkas 'containers.conf'

  • Pengikatan podman terisolasi untuk memastikan peningkatan kegunaan

Untuk pembaruan lengkap, lihat catatan rilis hulu.

ROCm 6

Stack ROCm untuk graphics processing unit (GPU) telah diperbarui ke versi 6, yang menyediakan beberapa perbaikan bug dan penyempurnaan. Perubahan penting meliputi:

  • Peningkatan kinerja di bidang-bidang seperti matematika presisi rendah dan lapisan perhatian

  • Pustaka hipSPARSELt baru untuk mempercepat beban kerja AI melalui teknik inti matriks sparse AMD

  • Dukungan terbaru untuk kerangka kerja AI seperti PyTorch, TensorFlow, dan JAX

  • Dukungan baru untuk pustaka seperti DeepSpeed, ONNX-RT, dan CuPy

Untuk pembaruan lengkap, lihat catatan rilis hulu.

Stratis 3.6

Peningkatan ini mencakup rilis baru stratisd 3.6.7 dan stratis-cli 3.6.0.

Rilis ini mencakup sejumlah peningkatan, perbaikan bug, dan perubahan tata grha. Berikut ini adalah ringkasan singkat dari perubahan tersebut.

stratisd 3.6.7 mencakup perbaikan bug yang diperkenalkan di stratisd 3.6.6 yang menyebabkan perintah stratis-min pool start gagal jika pool dienkripsi dan kata sandi untuk membuka kunci pool ditentukan pada baris perintah. Ini juga mencakup perbaikan bug yang diperkenalkan di stratisd 3.6.4 yang mencegah membuka kunci pool secara otomatis saat memasang sistem berkas yang ditentukan dalam /etc/fstab.

stratisd 3.6.6 memperbaiki bug dimana dimungkinkan untuk salah melaporkan PID dari instance stratisd yang sudah berjalan ketika mencoba memulai instance lain. Ini juga mencakup pembatasan ukuran nilai string dalam metadata tingkat pool Stratis.

Stratisd 3.6.5 mencakup modifikasi pada mekanisme penguncian internalnya yang memungkinkan kunci yang tidak konflik dengan kunci yang saat ini dipegang untuk mendahului kunci yang melakukannya. Perubahan ini melonggarkan pembatasan keadilan yang memberi prioritas pada kunci hanya berdasarkan urutan dimana mereka ditempatkan pada antrean tunggu.

stratisd 3.6.4 mencakup perbaikan untuk penanganan perintah start stratisd-min yang dikirim oleh stratis-min ke pool yang tidak terenkripsi. Ini juga menangkap dan mencatat pesan kesalahan yang dikirim oleh executable thin_check atau mkfs.xfs.

stratisd 3.6.3 secara eksplisit menetapkan opsi nrext64 ke 0 saat memanggil mkfs.xfs. Versi terbaru XFS mengubah baku untuk nrext64 menjadi 1. Secara eksplisit menetapkan nilai ke 0 mencegah stratisd membuat sistem berkas XFS yang tidak dapat di-mount pada kernel sebelumnya.

Stratisd 3.6.2 mencakup perbaikan dalam cara perangkat thin dialokasikan untuk menghindari tidak sejajarnya bagian yang berbeda dari perangkat data thin. Ketidaksejajaran tersebut dapat mengakibatkan penurunan kinerja.

stratisd 3.6.1 mencakup perbaikan untuk memperbaiki masalah di mana stratisd akan gagal membuka pool jika pool dienkripsi menggunakan metode Clevis dan kernel keyring tetapi kunci dalam keyring kernel tidak tersedia.

Stratisd 3.6.0 memperluas fungsinya untuk memungkinkan pengguna menetapkan batas ukuran sistem berkas dan mencakup sejumlah perangkat tambahan tambahan.

Antarmuka baris perintah stratis-cli 3.6.0 telah diperluas dengan opsi tambahan untuk mengatur batas ukuran sistem berkas pada pembuatan dan dua perintah sistem berkas baru, set-size-limit dan unset-size-limit, untuk mengatur atau membatalkan pengaturan batas ukuran sistem berkas setelah sistem berkas dibuat.

Semua rilis mencakup berbagai perbaikan internal, kenyamanan, dan perbaikan bug kecil.

Silakan lihat changelog stratisd dan changelog stratis-cli untuk detail lebih lanjut.

Menghentikan delta RPM

Delta RPM (DRPM) adalah fitur yang mengurangi waktu dan data yang diperlukan untuk memperbarui paket dengan mengunduh hanya perbedaan (delta) antara versi lama dan baru dari paket RPM. Berdasarkan versi Anda saat ini dan delta, sistem Anda kemudian secara lokal merakit kembali paket RPM lengkap dengan versi perangkat lunak baru.

Dengan rilis Fedora ini, DRPM tidak akan lagi dihasilkan selama proses penulisan. Selain itu, dukungan DRPM di dnf dan dnf5 akan dinonaktifkan secara baku. Beberapa alasan paling penting untuk perubahan ini adalah sebagai berikut:

  • Tidak mungkin menghasilkan DRPM untuk semua paket, karena cara DRPM dihasilkan selama proses penulisan. Akibatnya, ini dapat menyebabkan peningkatan yang melibatkan ratusan paket, tetapi hanya sebagian kecil dari mereka (atau tidak sama sekali) yang memiliki DRPM yang sesuai yang tersedia di repositori.

  • Rekonstruksi versi RPM baru bisa gagal. Hal ini menyebabkan unduhan tambahan RPM lengkap untuk versi baru.

  • Kehadiran DRPM di repositori membengkakkan ukuran metadata repositori. Metadata itu perlu diunduh oleh semua pengguna, apakah peningkatan yang sebenarnya melibatkan DRPM atau tidak.

Perubahan ini bertujuan untuk membawa manfaat sebagai berikut:

  • Penyederhanaan proses penulisan untuk repositori "updates" dan "updates-testing", karena pembuatan DRPM dilewati.

  • Pengurangan penggunaan bandwidth untuk pembaruan metadata repositori.

  • Pengurangan persyaratan penyimpanan dalam infrastruktur Fedora dan pada cermin repositori karena metadata yang lebih kecil dan DRPM yang menurun.

  • Peningkatan yang lebih andal bagi pengguna.

Berhenti mengunduh daftar berkas secara baku

Filelist adalah berkas XML yang menyediakan metadata dan informasi penting yang memfasilitasi instalasi, manajemen, dan pemeliharaan paket RPM.

Dengan rilis Fedora ini, perilaku DNF berubah dalam arti bahwa daftar berkas tidak akan lagi diunduh secara baku. Alasannya adalah, metadata yang disediakan daftar berkas tidak diperlukan di sebagian besar kasus penggunaan dan ukurannya besar. Hal ini menyebabkan pelambatan yang signifikan dalam pengalaman pengguna.

Perubahan ini bertujuan untuk membawa manfaat penting berikut:

  • Pengurangan yang signifikan dalam waktu pemrosesan dan penggunaan sumber daya untuk pembuatan paket RPM, instalasi, pembuatan lingkungan pengujian, dan lainnya

  • Penurunan biaya operasi server cermin Fedora

  • Pengurangan persyaratan RAM dari proses DNF, yang mengatasi masalah yang ada ketika Anda menjalankan sistem Fedora pada mesin memori rendah seperti Raspberry Pi

Perhatikan bahwa Anda masih dapat menggunakan DNF tanpa metadata daftar berkas saat menanyakan penyedia berkas yang terletak di direktori '/usr/bin', '/usr/sbin' atau '/etc'.

wget2 sebagai wget

Perintah wget di Fedora 40 menggunakan Wget2.

GNU Wget2 adalah penerus GNU Wget yang menyediakan implementasi modern wget yang didukung oleh pustaka baru: libwget2. Maksud untuk beralih dari wget 1.x ke wget2 adalah untuk beralih ke implementasi yang lebih aktif dikembangkan dan menyediakan antarmuka yang lebih kaya untuk memanfaatkan fungsionalitas wget.

Mengaktifkan deteksi konflik alamat IPv4 secara baku di NetworkManager

Deteksi konflik alamat IPv4 sekarang diaktifkan secara baku di NetworkManager. Dengan kata lain, RFC 5527 sekarang diaktifkan secara baku dengan interval 200 ms.

Menetapkan alamat MAC individual yang stabil untuk koneksi Wi-Fi

Fedora 40 mengadopsi stable-ssid sebagai mode baku untuk menetapkan alamat MAC individual yang stabil ke koneksi Wi-Fi di NetworkManager, meningkatkan privasi pengguna tanpa mengorbankan stabilitas jaringan.

Perubahan ini menambahkan berkas baru, /usr/lib/NetworkManager/conf.d/22-wifi-mac-addr.conf, yang menetapkan wifi.cloned-mac-address="stable-ssid" sebagai mode baku untuk pemilihan alamat MAC dalam koneksi Wi-Fi dalam NetworkManager. Mode stable-ssid membuat alamat MAC yang berbeda berdasarkan setiap SSID yang dipakainya untuk menyambung ke suatu jaringan, yang ditujukan untuk meningkatkan privasi pengguna dengan membuat pengguna lebih sulit dilacak berdasarkan alamat MAC perangkat keras mereka lintas jaringan.

This new default value overrides the NetworkManager default of preserve and is applied to all existing and new Wi-Fi profiles in Fedora 40 and later that do not override the default, such as by cloning a specific MAC address in the NetworkManager GUI or independently setting wifi.cloned-mac-address.

With the adoption of stable-ssid as the default in Fedora 40, upgrading to Fedora 40 will apply this new MAC address generation by default, including on existing Wi-Fi profiles. This can result in potentially breaking changes to Wi-Fi connection behavior, particularly for users of networks with features or restrictions that rely on the device’s prior default MAC address.

Users who must maintain consistent MAC addresses for specific networks can address this by manually setting wifi.cloned-mac-address to permanent for specific profiles:

nmcli connection modify [$PROFILE] wifi.cloned-mac-address permanent

Replace [$PROFILE] with the NetworkManager profile name, which is typically the SSID. To list profiles by name, run nmcli connection.

To revert to previous behavior, override the new default by following one of these steps:

  • Create a custom configuration file in /etc/NetworkManager/conf.d/22-wifi-mac-addr.conf, which can be empty or contain specific configurations. This prevents Fedora from loading its default file in /usr/lib.

  • Create a higher priority .conf file, such as /etc/NetworkManager/conf.d/90-wifi-mac-addr.conf, which sets wifi.cloned-mac-address:

    [connection-90-wifi-mac-addr-conf]
    wifi.cloned-mac-address=permanent

For details on the order in which configuration files are loaded and their priority, refer to man NetworkManager.conf. For other available wifi.cloned-mac-address options, see the [NetworkManager documentation](https://networkmanager.dev/docs/api/1.46/settings-802-11-wireless.html).

PostgreSQL 16

Fedora 40 menyediakan PostgreSQL versi 16. Untuk informasi lebih lanjut, lihat catatan rilis hulu.

Migrasi SPDX

Paket RPM menggunakan pengidentifikasi SPDX untuk lisensi sebagai standar. 63% dari paket dan hampir semua paket dari set ELN telah dimigrasikan ke identifier SPDX. Paket yang tersisa diperkirakan akan dimigrasikan ke SPDX di Fedora 41.